Mengenal Karakter Serangan Ulat Grayak Frugiperda
Ulat grayak frugiperda (Spodoptera frugiperda) menyerang pucuk dan daun muda tanaman jagung, meninggalkan lubang-lubang gerekan dan kotoran seperti serbuk gergaji. Pengendalian paling efektif dilakukan saat larva masih instar 1 hingga 2.
Langkah Pengendalian Terpadu:
- Monitoring Rutin: Amati pucuk daun jagung seminggu dua kali pada umur 10-35 HST.
- Pengendalian Hayati: Gunakan agen hayati seperti Bacillus thuringiensis (Bt) atau Beauveria bassiana yang aman bagi musuh alami.
- Sanitasi Lahan: Bersihkan gulma di sekitar pertanaman yang dapat menjadi inang alternatif hama.