1. Pemilihan Benih dan Pengolahan Lahan
Kunci keberhasilan budidaya jagung berawal dari benih bermutu tinggi dan pengolahan tanah yang gembur. Tanah dibajak sedalam 20-30 cm untuk memperbaiki aerasi dan kapasitas retensi air. Berikan pupuk kandang matang atau kompos organik sebanyak 2-3 ton per hektar sebagai pupuk dasar.
2. Pola dan Jarak Tanam Presisi
Gunakan jarak tanam ideal 70 x 20 cm dengan satu biji per lubang tanam (populasi ~71.000 tanaman/ha) atau sistem jajar legowo (80-40 x 20 cm) untuk memaksimalkan penetrasi sinar matahari dan sirkulasi udara.
3. Perawatan Berkala dan Pengairan
Kebutuhan air tanaman jagung sangat krusial pada dua fase utama: fase vegetatif aktif (umur 30-40 HST) dan fase pembungaan/pengisian biji (umur 55-75 HST). Pastikan drainase lahan baik agar akar tidak tergenang air yang memicu busuk batang.